Jumat, 01 Januari 2016

SENJATA KHAS TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

TSPM 

Tapak Suci Putera Muhammadiyah merupakan perguruan pencak silat yang berasaskan Islam yang berkembang hingga saat ini.Tapak suci merupakan salah aliran perguruan silat yang mengikuti sebuah pekan olah raga se Asia Tenggara yaitu Sea Games.Perguruan ini banyak melahirkan para pendekar yang berbakat,mengapa Tapak Suci bisa didirikan?Setiap perguruan pencak silat pasti mempunyai  senjata khas dan jurus-jurus yang diterapkan dilatihan yang mempunyai unsur-unsur dalam 
kehidupan yang bersumber pada Alqur’an dan As Sunnah.Ok kali ini saya akan menulis artikel tentangjenis Senjata dan macam-macam Jurus Dasar Tapak Suci.

 

SENJATA TAPAK SUCI

Berikut ini adalah senjata khas yang dimiliki tapak suci :
1.KASEGU
Adalah senjata serba guna khas tapak suci yang diciptakan oleh pendiri tapak suci yaitu bapak M.Barrie Irsyad
2.Tongkat/Toya
 Sebuah senjata yang terbuat dari kayu atau rotan yang digunakan sebagai  senjata dasar di perguruan tapak suci.tehnik-tehnik toya antara lain : tusukan,tebasan,putaran dan goresan
3.SENAKAR
Senjata yang satu ini adalah senjata andalan yang digunakan oleh pendekar besar Joko Suseno,Senakar dikembangkan dari SEGU.Sifat senakar agresif,tehnik senakar antara lain : sodok,kait,tusuk,tebas,congkel,putaran dan besut
4.TOMBAK
Jenis senjata yangterbuat dari rotan yang ujungya ada pisaunya
5.RANTE
Senjata ini mirip dengan ruyung sebuah senjata untuk menghadapi lawan jarak dekat penggunaan senjata ini cukup sulit karena menggunakan koordinasi badan,keluwesan,maka diperlukan latihan khusus
6.PEDANG MAWAR
Salah satu jenis golok yang diciptakan oleh bapak m.barrie irsyad
7.KERIS
Keris merupakan senjata khas pulau jawa yang terbuat berbagai unsur logam.pada jaman dulu keris dibuat oleh empu dan digunakan untuk perang
8.KATANA
Salah satu senjata yang digunakan tapak suci m.barrie irsyad memperoleh senjata ini langsung dari perwira jepang Makno pada masa pendudukan Jepang di Indonesia

Sebetulnya masih banyak lagi senjata yang belum di sebutkan di sini karena secara historis Tapak suci tidak termasuk namun senjata-senjata ini di pakai oleh para pendekar dan pelatih Tapak suci putera Muhammadiyah sebagai inovasi dan kekayaan namun pada umum nya para pendekar dan pelatih bisa menerap kan apapun yang ada di alamam semesta sebagai senjata.

Belum lagi pengaruh daerah yang sangat beragam senjata nya contoh nya:

KIPAS,Golok,kemoceng,tongkat pendek,pecut,clurit dan lainnya 

Sebagai seorang yang berjiwa Tapak suci yang telah menempuh pendidikan yang cukup lama pastilah mempunyai inovasi2 yang baru mengarah pada pembaruan karena keilmuan di Tapak suci sangat beragam dan selalu berkembang sesuai perubahan jaman.

JURUS DASAR PERGURUAN TAPAK SUCI

Dibawah ini bebeapa macam jurus dasar perguruan tapak suci :

1.JURUS MAWAR

Jurus mawar di bagi menjadi 5 bagian yaitu :
a.Mawar mekar
jurus ini menggunakan punggung tangan dengan sasaran untuk menangkis serangan lawan dengan lintasan dari dalam melingkar keluar
b.Mawar layu
menggunakan telapak tangan dan digunakan untuk menangkis serangan lawan
c.Belitan tangkai mawar
menggunakan telapak tangan,punggung tangan,dan jari dan digunakan untuk pernafasan
d.Mawar layu tertiup angin
menggunakan telapak tangan digunakan untuk tangkisan dan hindaran
e.Mawar mekar menyongsong matahari
menggunakan seluruh bagian tangan kanan dan kiri dan digunakan untuk pernafasan

JURUS ini di ciptakan oleh pendekar M.Barie Irsyad P.Br dari Yogyakarta.

2.JURUS KATAK

Jurus katak dibagi menjadi 3 yaitu:
a.Katak kembar
menggunakan dua mata pelana dengan sasaran ulu hati
b.Katak berkejaran
menggunakan dua mata pelana dengan sasaran ulu hati dari dalam lurus dan saling berkejaran
c.Katak melempar tubuh
menggunakan dua mata pelana dengan sasaran ulu hati

JURUS ini di ciptakan oleh Pendekar M.Barie Irsyad P.Br dari Yogyakarta 

3.JURUS LEMBU

Tandukan lembu jantan menggunakan sikut dengan sasaran ulu hati dan patahan

JURUS ini mempunyai sifat sangat kuat ,gesit dan lincah sehingga bisa untuk serangan dan bisa mematahkan kan serangan lawan.

JURUS ini di ciptakan oleh Pendekar Buchori Ahmad P.Br dari jember.

4.JURUS HARIMAU

Jurus ini dibagi menjadi 7 bagian yaitu :
a.Harimau menutup jalan
menggunakan pisau kaki dengan arah sasaran perut
b.Harimau membuka jalan
menggunakan pisau kaki dengan arah sasaran perut
c.Benturan harimau
menggunakan telapak kaki dengan arah sasaran ulu hati
d.Tapukan harimau
menggunakan telapak kaki dengan arah sasaran pipi,pelipis atau posisi musuh bawa senjata
e.Terkaman harimau lapar
menggunakan telapak kaki dan tangan untuk membanting lawan
f.Harimau menggoyang ekor
menggunakan pisau kaki dengan sasaran lutut samping
g.Harimau tidur
menggunakan telapak kaki untuk menghindari serangan lawan

PENCIPTA JURUS ini adalah H.Chusnan David P.Br dari Surabaya.

5.JURUS IKAN TERBANG

Jurus ini dibagi menjadi 5 bagian yaitu :
a.Ikan terbang menggoyang sirip
b.Ikan terbang menerjang  sarang
c.Ikan terbang menjulang ke angkasa
d.Sambaran ikan terbang
e.Sabetan ikan terbang

JURUS ini mempunyai sifat dan karakter yang gesit serangan cepat dan kuat sehingga tidak mudah di patah kan oleh serangan lain

PENCIPTA JURUS ini adalah Pendekar M.Barie Irsyad P.Br dari Yogyakarta.

6.JURUS NAGA

Jurus ini dibagi menjadi 9 bagian
a.Naga terbang lintasan luar
b.Tandukan naga jantan
c.Gigitan naga
d.Pagutan naga
e.Pagutan naga kembar
f.Sambaran naga
g.Tajian naga
h.Tamparan naga
i. Pagukan Naga 

PENCIPTA JURUS ini adalah Pendekar M.Barie Irsyad P.Br dari Yogyakarta.

7.JURUS RAJAWALI

Dibagi menjadi 5 bagian yaitu :
a.Rajawali membuka sayap
menggunakan lengan luar bagian dalam digunakan untuk menangkis seragan lawan
b.Rajawali membentang sayap
menggunakan lengan bawah bagian luar digunakan untuk menangkis serangan lawan
c.Rajawali menutup sayap
menggunakan lengan bawah bagian dalam digunakan untuk tangkisan
d.Rajawali mengibas sayap
menggunakan lengan bawah bagian luar digunakan untuk tangkisan
e.Rajawali terbang
menggunakan kaki kanan dan kiri digunakan untuk menghindari serangan lawan

PENCIPTA JURUS ini adalah Pendekar ANNAS P.Ua dari DKI Jakarta.

8.JURUS MERPATI

Jurus ini dibagi menjadi  4 bagian yaitu :
a.Pagutan merpati
menggunakan sikut jari empat jari tertekuk dengan sasaran antara dua mata
b.Mepati mengibas sayap
menggunakan pangkal telapak tangan bagian dalam dengan sasaran dagu atau rahang
c.Merpati mengibas ekor
menggunakan pangkal telapak tangan bagian luar dengan arah sasaran pelipis
d.Sambaran merpati
menggunakan pangkal jari telunjuk dan ibu jari dengan arah sasaran pelipis.

PENCIPTA JURUS ini adalah Bpk Pendekar H.Ismail Navianto P.Br dari Malang

 PENCAK SILAT MERUPAKAN WARISAN BUDAYA INDONESIA YANG HARUS DIJAGA DAN DILESTARIKAN SERTA MENJALIN SILATURAHMI ANTAR SESAMA MANUSIA

Demikian uraian singkat tentang jenis Sejata dan macam-macam Jurus Tapak Suci,sebagai gambaran yang ingin tau

Semoga bermanfaat bagi anda yang ingin belajar selalu semangat dalam latihan.

KEJURDA 2015

ARTI LAMBANG TAPAK SUCI


Arti lambang

TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

Bentuk bulat : Bertekad Bulat
Berdasar biru : Keagungan
Bertepi hitam : Kekal dan abadi melambangkan sifat ALLAH SWT
Bungan Mawar : Keharuman
Warna Merah : Keberanian
Daun Kelopak hijau : Kesempurnaan
Bunga Melati Putih : Kesucian
Jumlah Sebelas : Rukun Islam dan rukun Iman
Tangan Kanan Putih : Keutamaan
Terbuka : Kejujuran
Berjari Rapat : Keeratan
Ibu jari tertekuk : Kerendahan Hati
Sinar Matahari Kuning : Putera Muhammadiyah

Keseluruhan lambang tersimpul dengan nama

"TAPAK SUCI",

yang mengandung arti:

Bertekad bulat mengagungkan asma ALLAH Subhanahuwata’ala, kekal dan abadi.

Dengan keberanian menyerbakkan keharuman dengan sempurna.

Dengan Kesucian menunaikan Rukun Islam dan Rukun Iman.

Mengutamakan keeratan dan kejujuran dengan rendah hati.

IKRAR TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

Bismillaahirrahmaanirrahiim,

Asyhaduanlaailaaha illallaah,
Wa asyhadu anna Muhammadarrasuulullah.

Radhiitu billaahi robba,
Wa bil Islaami diina,
Wabimmuhammadinnabiyya wa rasuula

 

Ikrar Anggota

TAPAK SUCI PUTERA MUHAMMADIYAH

1.Setia menjalankan ibadah dengan ikhlas karena Allah semataMengabdi kepada Allah,

2.Berbakti kepada bangsa dan negara, serta membela keadilan dan kebenaran,

3.Menjauhkan diri dari segala perangai dan tingkah laku yang tercela.

4.Mencari perdamaian dan kasih sayang serta menjauhi perselisihan dan permusuhan.

5.Patuh dan taat kepada peraturan-peraturan serta percaya kepada kebijaksanaan pimpinan,

6.Dengan IMAN dan AKHLAQ saya menjadi kuat, tanpa IMAN dan AKHLAQ saya menjadi lemah.

          Laa hawla wa laa kuwwata illaa billaahil 'aliyyil 'adzhiim

PENCIPTA 8 JURUS KHAS TAPAK SUCI

SEJARAH TAPAK SUCI

SEJARAH Tapak Suci

Di Banjarnegara, Jawa Tengah, Kiyai Haji (K.H.) Syuhada pada tahun 1872 memiliki seorang putera yang diberi nama Ibrahim. Sejak kecil ia menerima ilmu pencak dari ayahnya. Ibrahim tumbuh menjadi Pendekar yang menguasai pencak ragawi dan batin / inti tetapi sekaligus Ulama yang menguasai banyak ilmu, kemudian berganti nama menjadi K.H. Busyro Syuhada.

Pada awalnya K.H.Busyro Syuhada mempunyai 3 murid, yaitu :

Achyat ( adik misan ), yang kemudian dikenal dengan K.H. BurhanM.Yasin ( adik kandung ), yang dikenal dengan K.H. Abu Amar SyuhadaSoedirman, yang dikemudian hari mencapai pangkat Jenderal dan pendiri Tentara 

Nasional Indonesia, bahkan bergelar Panglima Besar Soedirman.

Pada tahun 1921 di Yogyakarta, bertemulah K.H. Busyro Syuhada dengan kakak beradik Ahmad Dimyati dan Muhammad Wahib. Dalam kesempatan itu mereka adu ilmu pencak antara M. Wahib dan M. Burhan. Kemudian A. Dirnyati dan M. Wahib dengan pengakuan yang tulus  mengangkat K.H. Busyro Syuhada sebagai guru dan mewarisi ilmu pencak dari K.H. Busyro Syuhada yang kemudian menetap di Kauman. Menelusuri jejak gurunya, Ahmad Dimyati mengembara ke barat sedang M. Wahib mengembara ketimur sampai ke Madura untuk menjalani adu kaweruh ( uji ilmu ). Pewaris ilmu banjaran, mewarisi juga sifat-sifat gurunya M. Wahib sebagaimana K.H. Busyro Syuhada, bersifat keras, tidak kenal kompromi, suka adu kaweruh. Untuk itu sangat menonjol nama M. Wahib dari pada  A. Dimyati. Sedang A. Dimyati yang banyak dikatakan ilmunya lebih tangguh dari pada adiknya M. Wahib tetapi karena pendiam dan tertutup maka tidak banyak kejadian-kejadian yang dialami. Sebagaimana M. Burhan yang mempunyai sifat dan pembawaan sama dengan A. Dimyati.

K. H. Busyro Syuhada pernah menjadi guru pencak untuk kalangan bangsawan dan keluarga Kraton Yogyakarta. Salah satu diantara muridnya adalah R.M. Harimurti, seorang pangeran kraton, yang dikemudian hari beberapa muridnya mendirikan perguruan–perguruan pencak silat yang beraliran Harimurti.

Kauman, Seranoman dan Kasegu

Pendekar Besar KH Busyro Syuhada memberi wewenang kepada pendekar binaannya, A. Dimyati dan M. Wahib untuk membuka perguruan dan menerima murid. Perguruan baru yang didirikan pada tahun 1925 itu diberi nama Perguruan "Kauman", yang beraliranBanjaran.

Perguruan Kauman mempunyai peraturan bahwa murid yang telah selesai menjalani pendidkan dan mampu mengembangkan ilmu pencak silat diberikan kuasa untuk menerima murid.

M. Syamsuddin yang menjadi murid kepercayaan Pendekar Besar M..Wahib diangkat sebagai pembantu utama; dan dizinkan menerima murid. Kemudian mendirikan perguruan ”Seranoman".  Perguruan Kauman menetapkan menerima siswa baru, setelah siswa tadi lulus menjadi murid di Seranoman. Perguruan Seranoman melahirkan pendekar muda Moh. Zahid, yang juga lulus menjalani pendidikan di perguruan Kauman. Moh. Zahid yang menjadi murid angkatan ketiga (3) bahkan berhasil pula mengembangkan pencak silat yang berintikan kecepatan; kegesitan, dan ketajaman gerak. Tetapi murid ketiga ini pada tahun 1948, wafat pada usia yang masih sangat muda. Tidak sempat mendirikan perguruan baru tetapi berhasil melahirkan murid, Moh. Barie lrsjad.

Pendekar Besar KH Busyro Syuhada berpulang ke Rahmatullah pada bulan Ramadhan 1942. Pendekar Besar KH Busyro Syuhada bahkan tidak sempat menyaksikan datangnya perwira Jepang, Makino, pada tahun 1943 yang mengadu ilmu beladirinya dengan pencak silat andalannya. Makino mengakui kekurangannya dan menyatakan menjadi murid Perguruan Kauman sekaligus menyatakan masuk Islam kemudian berganti nama menjadi Omar Makino. Pada tahun 1948 Pendekar Besar KH Burhan gugur bersama dengan 20 muridnya dalam pertempuran dengan tentara Belanda di barat kota Yogyakarta. Kehilangan besar pesilatnya menjadikan perguruan Kauman untuk beberapa sa’at berhenti kegiatannya dan tidak menampakkan akan muncul lagi Pendekar. Moh. Barie lrsjad sebagai murid angkatan keenam (6) yang dinyatakan lulus dari tempaan ujian Pendekar M. Zahid, M. Syamsuddin, M. Wahib dan A. Dimyati kemudian dalam perkembangan berikutnya mendirikan perguruan "Kasegu"

Kalau perguruan-perguruan sebelumnya diberi nama sesuai dengan tempatnya. Perguruan Kasegu diberikan nama sesuai dengan senjata yang diciptakan oleh Pendekar Moh. Barie Irsjad.

Lahirnya Tapak Suci

Moh. Barie lrsjad akhirnya mengeluarkan gagasan agar semua aliran Banjaran yang sudah berkembang dan terpecah-pecah dalam berbagai perguruan, disatukan kembali ke wadah tunggal.

Pendekar Besar M. Wahib merestui berdirinya satu Perguruan yang menyatukan seluruh perguruan di Kauman. Restu diberikan dengan pengertian Perguruan nanti adalah kelanjutan dari Perguruan Kauman yang didirikan pada tahun 1925 yang berkedudukan di Kauman.

Pendekar M. Wahib mengutus 3 orang muridnya. dan M. Syamsuddin mengirim 2 orang muridnya untuk bergabung. Maka Pendekar M. Barie Irsjad bersama sembilan anak murid menyiapkan segala sesuatunya untuk mendirikan Perguruan.

Dasar-dasar perguruan Kauman yang dirancang oleh Moh. Barie lrsjad, Moh. Rustam Djundab dan Moh. Djakfal Kusuma menentukan nama Tapak Suci. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dikonsep oleh Moh Rustam Djundab. Do’a dan lkrar disusun oleh H. Djarnawi Hadikusuma. Lambang Perguruan diciptakan oleh Moh. Fahmie Ishom, lambang Anggota diciptakan oleh Suharto Suja', lambang Regu Inti "Kosegu" diciptakan Adjib Hamzah. Sedang bentuk dan warna pakaian dibuat o!eh Moh. Zundar Wiesman dan Anis Susanto.

Maka pada tanggal 31 Juli 1963 lahirlah Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci.

Dok potho oleh iffan jember

KEJURDA TAPAK SUCI PIMDA 052 KABUPATEN BEKASI

KEJURDA Pra Remaja & Remaja Tapak Suci PIMDA 052 KABUPATEN BEKASI 2015

Telah sukses diselenggarakan di GOR Tambun pada tgl 27 sd 29 November 2015. Kejurda ini diikuti oleh 221 atlit dan menghasilkan juara dari pesilat pra remaja & remaja di Kabupaten Bekasi. Hasil dari Kejurda ini, Pimda 052 akan mempersiapkan para atlit melalui pemusatan latihan untuk mengikuti Kejurwil Tapak Suci di Kabupaten Kuningan tahun 2016.
Kejurda Pimda 052 Kabupaten Bekasi di buka langsung oleh Ketua Umum IPSI Kabupaten Bekasi Bapak Imam Sutarto, Amd dan di tutup oleh Ketua Pimda Tapak Suci Kabupaten Bekasi Bapak Drs. Suhandi Harto M.Pd, P.Ka

Pesan beliau, bagi atlit yang belum berhasil agar tetap semangat berlatih dan bagi  yang menang agar dapat mempertahankan dan mengukir prestasi setinggi-tinggi nya karena usia remaja adalah usia muda yang perjalanan prestasinya masih panjang.

Demikian sekilas KEJURDA Pra Remaja & Remaja TAPAK SUCI PIMDA 052 KABUPATEN BEKASI 2015.

Moto Kejurda : Pesilat Berkarakter dan Berprestasi merupakan Masa Depan Emas bagi Bangsa dan Negara.